Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Koreksi Diri

Oleh: Chadijah CNR Pernah merasa hampa ketika menjalani hidup setiap harinya? Tak tahu apa yang harus dilakukan, bahkan ketika melakukan suatu hal tak tahu apa tujuannya. Sudah berkali-kali mencoba tuk merubah diri menjadi lebih baik, tetapi tak berjalan dengan lancar?  Jika menjalani suatu hal terasa sangat lelah yang tak kunjung usai, akhirnya hanya keluh kesah yang dihadirkan. Pernah? Dan merasa menyesal dengan diri sendiri karena melewati hari-harinya dengan melakukan suatu hal yang tak berguna, tetapi  tetap saja dilakukan? Pernah? Sama, aku juga pernah. Lalu apakah yang salah dari diri ini? Kamu tak pernah/lupa meniatkan suatu hal karena Allah. Kamu terlalu nyaman dalam kemaksiatanmu itu. Membiarkan iman mu turun dan lepas begitu saja.  Hari ini sudahkah kamu mengucapkan rasa terimakasih kepada Sang Maha Pemberi? Sadar gak sih, yang salah dari diri kita ini adalah suatu hal yang tak begitu sulit untuk d...

Lukaku Penyemangatku

Oleh: Chadijah CNR Wanita. Allah ciptakan kita sebagai makhluk yang lembut, makhluk yang hatinya mudah tersentuh. Ia lebih banyak mengedepankan perasaannya daripada akal. Berdasarkan penelitian Ragini Verma (sumber: hallosehat.com), otak perempuan lebih bisa mengaitkan memori dan keadaan sosial, ini yang menjadi alasan perempuan lebih sering mengandalkan perasaan. Mungkin itu lah sebabnya wanita mudah mengalami luka hati. Bagi wanita, luka hati tak akan pernah bisa hilang dengan sempurna, sekalipun hilang akan tetap membekas. Namun, setiap luka pasti memberi makna. Ini dia beberapa tips agar bisa lebih menghargai rasa luka serta merubah diri lebih baik dan bisa bangkit lagi. Pertama. Serahkan segala masalah dengan Allah SWT. Karena masalah itu ada atas izin-Nya, tiada daya upaya tanpa-Nya. Dekatkan Allah dan terus meminta kepada-Nya. “ Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya . Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia...

GANTI STATUS BUCIN MU SEKARANG JUGA!

Oleh: Chadijah CNR Virus merah jambu menyebar di seluruh penjuru dengan gejala wajah yang bersemu dan kerap kali dilanda rindu, kini mengidap penyakit kronis dengan sebutan bucin (budak cinta) hingga berubah menjadi dua garis merah. Begitu miris perkembangan virus merah jambu di zaman kapitalis sekarang ini, membuat cinta menjadi tak terarah dan tak bisa berjalan sesuai dengan koridornya. Bucin. Katanya, tanpa dia ia tak bisa makan, tanpa dia ia tak sanggup tuk berjalan, tanpa dia ia tak bisa berfikir, tanpa dia ia tak bisa hidup. Bahkan sampai ada yang menyerahkan seluruh tubuhnya dan mempertaruhkan hidupnya kepada seseorang yang tak dapat betanggung jawab, kenalpun karena bucin, halalpun tidak. Seolah-olah ia bisa hidup hanya karenanya dan mati ditangannya. Sampai level kesyirikan ada dalam bucin ini.  Na’udzubillahimindzalik . “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (Q.S Al-Israa:32) Allah SWT san...

Kopi Kekinian

Oleh: Chadijah CNR Hampir semua orang pasti menyukai minuman satu ini. Walaupun tergolong minuman dengan rasa pahit yang mencekik, tetapi aroma nya sangat memikat. Minuman dengan sejuta filosofi ini hadir dengan inovasi baru setiap tahunnya. Sipahit filosofi ini tak pernah tertinggal trend . Namun, bagaimana jikalau kopi yang selama ini kita konsumsi ternyata haram? Nah, apa ya kira-kira yang membuat kopi itu menjadi haram? Salah satunya ialah kopi kekinian yang sedang hitz dikalangan millenial, membuka cabang sana-sini dengan masing-masing gayanya. Namun, banyak dari kopi kekinian tersebut belum berlabelkan halal dari organisasi resmi atau belum menyatakan dirinya halal dan layak dikonsumsi oleh para generasi muslim. Beberapa kopi kekinian saat ini diracik dengan campuran bahan yang menyerupai alkohol maupun dengan bahan dari alkohol asli seperti baileys, wine, rhum, dll. Dan banyak generasi muslim millenial sekarang ini tidak mengetahui hal tersebut. Ngeri sekali bukan? ...